“Hidup Di dunia Hanya Sementara”

“ISLAM AGAMA PENUH CINTA”

By: fathul@aat

Islam, yang oleh sebagian pengamat  biasanya dilihat  sebagai agama  yang hanya menyangkut layanan-layanan  ilahiyah (ibadah) dan persoalan-persoalan  pribadi, namun ada sebagai juga    melihat  bahwaasanya Islam  agama yang keras, sarang teroris dan sebagainya.

Islam pada dasarnya membentuk suatu  masyarakat  berdasarkan  prinsip yang amat beradab, seperti prinsip keadilan, persamaan  bagi  semua orang, saling hormat menghormati dan tak jarang kita mendengar  dalam Islam prinsip tentang cinta, cinta kepada  Allah , cinta kepada  sesama makhluk.

Masyarakat kita mungkin akan menunjukkan sikap skeptis ketika mendengar tema cinta dalam Islam. Memang, sangat jarang  orang  mampu  memahami  tema tersebut, bahkan di bilang amat langka, hanya mereka yang di beri anugerah  ilmu  dan ma’rifah  oleh Allah,  yang mampu  menggali,  meyakini  sesungguhnya  Islam  agama cinta. Islam merupakan agama yang diajarkan    nabi muhammad SAW yang berpedoman  pada kitab suci Al-Qur’an  yang di turunkan ke dunia melalui wahyu Allah dengan perantara malaikat jibril.

Ibnu Taymiyah mengatakan : devinisi agama yang sesungguhnya  adalah  melaksanakan  penyembahan  kepada  Allah  dengan seluruh  aspek  dan dimensinya, termasuk cinta kepadanya, tolak ukur kesempurnaan penyembahan  adalah  cinta, setiap cinta yang tidak  di tunjukkan  kepada  Allah  adalah keliru dan setiap aktivitas  yang di lakukan  bukan  karena Allah  itu  sebuah kesalahan.

Islam sebagai agama mengajak kita pada cinta serta menganjurkan kita untuk menumbuhkannya, rasul Saw memerintah dalam sebuah hadisnya:

احبو الله لما يغذو كم به من نعمه واحبونى لحب الله واحبوا

Artinya: “cintailah Allah  sebab segala limpahan karunia dan nikmatnya; cintailah  diriku karena kecintaanmu kepada Allah dan cintaialah keluargaku karena kecintaanmu padaku . ( HR At Tirmidzi)

 

Dari uraian di atas Islam menyerukan cinta bagi pemeluknya, yaitu cinta pada Allah cinta kepada rasul cinta pada agama dan cinta kepada sesama manusia.

Setiap orang Islam yang beriman   memiliki cinta.. dan cinta mereka paling besar hanyalah untuk Allah SWT. hal ini sesuai dengan firman  Allah  sebagai berikut:

والذين امنواشد حبا لله ( البقرة : 165)

“orang-orang beriman itu sungguh kuat cinta mereka kepada Allah” (QS. Al-Baqoroh: 165)

 

Cinta dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas bukan pula kemerdekaan tanpa tanggung jawab. Cinta merupakan  sebuah  metode pendidikan  ilahi  yang terkait  erat  dengan  emosi  dan perasaan, cinta dalam Islam  menjauhkan   hamba  dari dosa dan mencegah  perilaku  menyimpang  dan membimbing kelak menjadi kekasih –kekasih idaman… Semoga kita menjadi hamba allah yang dicintainya amiiii..@

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s